Pefindo Tegaskan Peringkat INKA idBBB+ Outlook Stabil

Sedang Trending 9 bulan yang lalu

Meia Asuransi, JAKARTA – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan ranking “idBBB+” atas PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) dan “idBBB+(sy)” Sukuk Mudharabah I/2020. Prospek atas ranking Perusahaan adalah “stabil”.

Dikutip dari keterangan resminya, Pefindo menjelaskan INKA sudah mendapatkan persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU) tanggal 24 Januari 2023 buat memperpanjang jatuh tempo sukuk menjadi tanggal 24 Februari 2025 dari sebelumnya tanggal 24 Februari 2023 dengan perubahan tingkat kupon menjadi 10,59% per tahun dari sebelumnya 9,35% per tahun.

Perpanjangan jatuh tempo ini bakal mengurangi tekanan likuiditas INKA nan iakibatkan keterlambatan pembayaran dari proyek LRT nan semestinya diterima pada tahun 2022. Di sisi lain, Pefindo menilai ketergantungan nan besar atas proyek-proyek nan berasal dari pemerintah menyebabkan INKA bisa terpapar pada akibat pelemahan arus kas jika terjadi hambatan dalam penyelesaian proyek tersebut.

|Baca pun: Bank Muamalat Biayai Proyek Bus Listrik PT INKA

Peringkat perusahaan mencerminkan support nan kuat dari pemerintah, posisi pasar terdepan dalam pembuatan sarana perkeretaapian, dan elastisitas finansial nan kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan nan agresif, perlindungan arus kas nan lemah, dan eksposur atas perubahan biaya bahan baku dan komponen.

Peringkat bisa dinaikkan jika INKA secara konsisten mencapai proyeksi pendapatan dan/atau EBITDA sehingga bisa meningkatkan profil keuangannya secara berkelanjutan. Namun, ranking bisa berada dibawah tekanan jika posisi perseiaan INKA semakin memanjang ke tingkat nan bakal melemahkan profitabilitasnya secara signifikan lantaran kenaikan beban bunga, sehingga menyebabkan leverage nan bertambah lantaran perlu mengambil lebih banyak utang buat mendanai kebutuhan modal kerja nan besar.

INKA adalah perusahaan manufaktur milik negara nan terutama memproduksi produk rolling stock, dan merupakan satu-satunya pemain di Asia Tenggara dalam industri ini. Produknya meliputi gerbong penumpang, gerbong barang, beberapa unit gerbong kereta listrik (EMU), beberapa unit gerbong kereta diesel (DMU), lokomotif, bogie, teknik, pengadaan dan bangunan (proyek EPC), dan jasa mengenai rel. Perusahaan dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah Indonesia.